Tulisan ini lebih ditujukan kpd generasi muda yg tdk pernah mengalami jaman kejayaan Partai Komunis Indonesia (PKI). Anda2 tdk pernah mengalami, tetapi banyak dari anda2 yg ketakutan mendengar cerita tentang sepak terjang PKI. Apakah anda benar2 takut sama PKI? Beralasankah ketakutan anda tsb? Baiklah, bandingkan apa yg terjadi jaman kejayaan PKI dg keadaan masa kini yg sedang anda2 nikmati.
Di pertengahan dekade 60-an bahan pokok sulit didapat. Disamping barangnya langka, harganya gila2an. Soal antri, itu sudah menjadi pekerjaan sehari-hari. Minyak tanah sering tdk tersedia, dan solarlah sebagai penggantinya. Inflasi luar biasa tinggi. Keadaan ini juga yg anda alami kini. Bedanya, saat itu negara kita sedang dibenci negara2 kaya (negara2 barat) dan blm ada pembangunan spt sekarang. Sekarang semua negara membantu dan pembangunan sudah berjalan 30 tahun toh hasilnya sama saja. Mestinya anda sudah dapat menarik kesimpulan sendiri betapa sangat lebih buruknya keadaan sekarang ini dibanding pertengahan dekade 60-an tsb. Kalau penyebab buruknya keadaan dekade 60-an itu PKI (meski blm tentu benar), pastilah penyebab buruknya keadaan sekarang ini jauh lebih jahat dari PKI. Kemungkinan lain, sekarang inipun anda2 sedang dlm pelukan PKI yg berganti nama. Coba perhatikan kegemaran org2 komunis atau org yg cenderung kekiri-kirian dlm memberikan nama kelompoknya, anda akan menemukan nama2 spt "Partai Buruh," "Partai Pekerja," dsb. Intinya ingin menunjukkan suatu golongan yg bekerja atau berkarya sangat keras utk membebaskan diri dari lilitan kapitalis tanpa mau terlibat dlm intrik2 politik? Adakah kelompok semacam ini di depan hidung anda?
Disamping kehidupan ekonomi yg morat-marit, kehidupan sosial-politik di dekade pertengahan 60-an juga sangat mencekam. Jangan sekali2 anda berani ngomongin keburukan pemerintahan atau org2 yg duduk dlm pemerintahan. Sekali omongan anda tertangkap oleh pemuda rakyat, berujung hanya sampai disitulah riwayat hidup anda. Peran tsb kini diambil alih oleh organisasi kepemudaan tertentu dan anda pasti sudah tahu itu. Bagaimana dg anggota abri? Sama seperti sekarang. Ada anggota abri yg kurang senang dg sepak terjang anggota pemuda rakyat, banyak pula anggota abri yg mendukung pemuda rakyat, khususnya anggota abri yg pegang jabatan. Pemuda rakyat merasa dirinya sebagai kelompok pemuda yg paling militan mengawal revolusi dan idiologi nasakom, tapi kerjanya lebih banyak menakuti rakyat krn mereka umumnya pengangguran dan preman. Adakah kini kelompok pemuda yg semacam itu? Anda harus mampu mencermati keadaan yg sedang anda hadapi, menarik kesimpulan, mengambil sikap dan tindakan.
Kesimpulan: jika anda benci, takut, cinta akan sesuatu, sudahkah anda mencermatinya apa yg anda benci, takuti dan cintai tsb? Banyak org takut sama setan dan hantu, meski blm pernah melihatnya. Tapi lucunya, banyak org merasa tdk takut ketemu malaikat atau tuhan meski juga sama2 blm pernah dilihatnya. Bagaimana kita dpt membedakan mana yg hantu/setan dan mana yg malaikat/tuhan kalau keduanya blm pernah dilihatnya? Apa dasar ketakutan dan ketidak-takutan tsb? Be smart wahai generasi muda.
Mego Malang
Date: Thu, 05 Mar 1998
| Kembali ke Index |