Uni Eropa di bawah pimpinan Inggris kembali menunjukkan sikap mereka yang sebenarnya, bahwa mereka tetap setia mendukung diktator Suharto. Mereka seakan tidak peduli dengan segala derita rakyat Maubere, mereka telah buta dan tuli terhadap kelaparan yang melanda bumi Loro Sae dalam enam bulan terakhir, mereka tidak peduli akan masalah sosial yang timbul akibat membanjirnya transmigran di Timor Leste. Penangkapan, penyiksaan dan pembunuhan terhadap sejumlah aktifis pejuang kemerdekaan selama beberapa waktu terakhir seakan bukan hal yang berarti bagi negara negara Uni Eropa. Teror terhadap orang Maubere di Indonesia pun semakin diintensifkan, semisal penculikan dan usaha pembunuhan terhadap sejumlah orang Timor di Surabaya dan Yogyakarta.
Pada saat yang sama pemerintaha Inggris masih tetap menjual senjata dan pesawat tempur kepada Indonesia, sama halnya dengan sekutu mereka Amerika Serikat yang tetap menjalankan pejualan senjata dan program IMET ( International Military Education Training). Tidak hanya sebatas kerja sama dibidang militer, negara Uni Eropa dan Amerika Serikat justru berusaha membantu menyelamatkan Suharto dari krisis ekonomi yang merongrong rezim militer Orde Baru saat ini.
Dengan ini kami, Partai Rakyat Demokratik menyatakan:
1. Mengecam dan mengutuk tindakan Uni Eropa pada umumnya dan pemerintah Inggris pada khususnya yang telah membantu pemerintah Indonesia untuk membatalkan rancangan resolusi tentang Timor Timur. 2. Tindakan pemerintah di sidang Komisi HAM PBB di Jenewa merupakan sebuah tindakan yang biadab yang tidak menghargai nilai-nilai kemanusiaan.
Untuk itu Partai Rakyat Demokratik mempertas kembali posisi kami bahwa: Salah satu internasionalisme adalah perjuangan anti kolonialisme, termasuk perjuangan melawan institusi-institusi imperialis seperti NAFTA, APEC, dan GATT. Internasionalisme harus berlandaskan perdamian dan peri kemanusiaan. Oleh karena itu penjajahan Indonesia atas Timor Timur harus dihapuskan, dan PRD menetapkan bahwa solidaritas perjuangan untuk rakyat Maubere harus menjadi program politik dan kami harus berjuang bersama mereka untuk merebut kemerdekaan dari tangan penguasa yang juga menindas rakyat Indonesia.
Untuk itu kami menuntut : a. Cabut Dwi Fungsi ABRI dan 5 Undang undang Politik b. Tarik mundur semua tentara Indonesia di Timor Timur c. Referendum untuk Timor Timur di bawah pengawasan PBB d. Seret dan adili Suharto,kerabatnya dan seluruh aparat militer yang terlibat pembantaian massal atas penduduk Maubere
Kami menyerukan : a. Bagi kaum muda, mahasiswa,dan pelajar Timor Timur di Indonesia untuk segera bergabung dan bersatu dengan barisan mahasiswa Indonesia dalam demonstrasi-demonstrasi menentang rezim kediktatoran Suharto. c. Bagi kaum miskin kota,buruh Indonesia, dan kaum pekerja Timor Timur di Indonesia, bersatulah dengan mahasiswa dalam barisan menetang kediktatoran Suharto.
A Luta Continua
Atas nama Kantor Perwakilan Internasional Partai Rakyat Demokratik
Edwin Gozal
Perwakilan Internasional untuk Asia
Pasifik
Date: Sat, 2 May 1998 08:03:03 +0200 (MET DST)
| Kembali ke PRD |